♥ Salam Ukhuwah Islamiyah ♥

♥ Salam Ukhuwah Islamiyah ♥♥ Salam Ukhuwah Islamiyah ♥♥ Salam Ukhuwah Islamiyah ♥♥ Salam Ukhuwah Islamiyah ♥

Selasa, 11 Desember 2012

✔ ANCAMAN IBLIS DALAM RUMAH TANGGA ✔

✔ ANCAMAN IBLIS DALAM RUMAH TANGGA ✔

Perlu diperhatikan dan harus di waspadai, ternyata pokok hancurnya mahligai rumah tangga itu bukan hanya sekedar masalah ekonomi, status sosial, pendidikan atau anak ternyata ada pelopor dibalik itu semua yaitu IBLIS.

Sebuah ikatan suci yang berdasarkan Allah swt, tentu sangat dibenci oleh musuh yang satu ini. Rasuullah saw juga menyayangi orang yang saling m
encintai karena Allah, disatukan dengan ikatan suci agar dijauhi oleh murka Allah, tetapi sangat dibenci oleh iblis dan pasukannya.

Dari Hadits Jabir Radhiyallahu anhu, Rasulullah saw bersabda,

"Sesungguhnya iblis membuat singgasananya dipermukaan air. Kemudian dia mengirim pasukan-pasukannya. Kedudukan mereka paling dekat ialah yang paling besar menciptakan cobaan. Salah satu diantara mereka datang melapor, "aku telah berbuat begini dan begitu". Iblis menjawab, "engkau belum berbuat apa-apa". Kemudian yang lain lagi datang lalu melapor, "aku tidak meninggalkan manusia sehingga aku berhasil memisahkannya dengan istrinya". Iblis menyuruhnya mendekat, seraya berkata, "engkaulah yang paling hebat." (HR Muslim)

Janganlah mencari pelampiasan atau pelarian dari masalah rumah tangga kepada hal yang diharamkan oleh Allah swt. Kita, umat muslim mempunyai pegangan agama yang haq. Agama adalah sebagai pondasi kekuatan seorang manusia untuk bisa selamat dalam perjalanan kehidupannya, sedangkan di dalam agama dibutuhkan ilmu, ilmu yang dapat memperkokoh pondasi agama kita.

Rata-rata kebanyakan orang awam mengira, segala permasalahannya tidak dapat diselesaikan kecuali dengan jalan berpisah.

"Halal yang paling dibenci Allah adalah perceraian." (HR Abu Daud, Ibnu Majah dan Al-hakim)

Rumah tangga bukanlah tempat kita bermain layaknya kanak-kanak, jika suka kita dekati, jika sudah tiada berguna kita tinggalkan. Bukankah hal itu adalah kesalahan total dan pribadi yang hanya mengikuti hawa nafsu.

Jadikanlah Rumah tangga Rasulullah sebagai tauladan bagi kita, kuatkan pondasi agama dengan ilmu. Insya Allah kita tidak akan terjebak dalam tipu daya Iblis dan pasukannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar